JENIS TANAH YANG SUBUR UNTUK PERTANIAN

Lainnya 0

JENIS TANAH YANG SUBUR UNTUK PERTANIAN

Tanah adalah salah satu komponen penting untuk kita saat melakukan produksi pertanian walaupun sekarang sudah banyak pertanian yang tidak menggunakan yang namanya tanah tapi untuk produksi pertanian tanah adalah salah satu unsur pertanian yang sangat efektif dan paling banyak digunakan oleh para petani.  Nah lalu apakah anda sudah tahu tanah yang baik itu seperti apa atau apa saja factor yang mempeengaruhi kesuburan tanah?  Dibawah ini saya akan jelaskan satu persatu apa saja factor yang mempenagruhi kesuburan tanah.

Tanah tersusun dari empat bahan utama yaitu ada bahan mineral, bahan organic, air dan udara. Bahan-bahan tersebut jumlahmnya juga berbeda-beda untuk setiap jenis tanah. Sesuai dengan judul artikel ini yaitu ciri-ciri tanah yang subur yaitu tanah yang tersusun dari 45% bahan mineral, 5% bahan organic, 25% udara dan 25% air. Untuk lebih jelas lagi dari keempat komponen tersebut mari kita bahas secara detail.

  1. Bahan mineral tanah

Bahan mineral tanah terbagi menjadi dua yaitu ada bahan mineral tanah dan mineral liat. Bahan mineral tanah sangat berperan penting dalam menyediakan sejumlahh unsur hara tanaman melalui pelapukannya, bahakan sebagai bahan baku pupuk. Kita ambil contoh yaitu mineral kalsit dan dolomite dapat dijadikan bahan kapur pertanian. Lalu mineral liat sangat berfungsi sebagai penyangga tanah, karenanya reaksi tanahg tidak berubah secara omelonjak, dngan mineral liat butir-butir tunggal dipersatukan menjadi agregat dan terbentuklah suatu struktur tanah.

Lihat disini: Peluang usaha pertanian yang menjanjikan hingga untung jutaan didapatkan

  1. Bahan organik tanah

Unsur yang kedua untuk jenis tanah yang subur untuk pertanian adalah bahan organic tanah. Sumber primer bahan organic tanah adalah jaringan tanaman berupa akar, batang, daun, ranting, bunga, dan buah.  Jaringan tanaman ini akan mengalami dekomposisi dan akan terangkut ke lapisan bawah serta diinkorporasikan dengan tanah. Lalu untuk sumber sekunder yaitu datangnya dari binatang. Binatang terlebih dahulu harus menggunakan bahan organic tanaman, kemudian barulah binatang menyumbangkan pula bahan organiknya. Secara artificial bahan organic tanah sering diidentifikasikan sebagai humus, yaitu senyawa kompleks yang agak resisten pelapukan, berwarna coklat, amorfus, bersifat koloidal dan berasal dari jaringan tumbuhan atau binatang yang telah disintesiskan oleh berbagai jasad mikro.

  1. Air tanah

Kemudian yang ketiga unsur dari atau jenis tanah yang subur untuk pertanian itu adalah air tanah. Karena air tanah diperlukan tanaman untuk memenuhi kebutuhan biologisnya, anatara laian untuk memenuhi transpirasi, proses asimilasi untuk pembentukan karbohidrat, dan mengangkut hasil-hasil fotosintesis keseluruh jaringan tanaman. Selain itu air juga berperan sebagi penyusun tubuh tanaman, air tanah berfungsi sebagai pelarut unsur hara dalam tanah membawa unsur hara ke permukaan akar tanaman.

  1. Udara tanah

Dan yang terakhir yaitu  udara tanah, kadar dan komposisi udara tanah sebagian besar ditentukan oleh hubungan tanah dan air. Udara tanah bergerak menuju pori-pori yang belum diduduki air, jika hujan maka yang mula-mula diisi oleh air adalah pori-pori besar kemudian pori-pori sedang. Bebeapa dampak dari terbatasnya udara dalam tanah akan mengakibatakan hal-hal seperti dibawah ini

  • Menghambat pertumbuhan dn perkembangan akar tanaman
  • Bisa menghambat pernafasan akar
  • Akan menghambat penyerapan air dan unusur hara dari dalm tanah
  • Akan menekan aktifitas biotik hidup dalam tanah, sehingga akan berdampak proses biologi yang berkaitan dengan peningkatan kesubuerna akan terhambat

 Dan itulah kriteria atau jenis tanah yang subur untuk pertanian yang wajib bagi para petani ketahui agar menjadi factor penentu dalam proses produksi pertaniannya. Semoga bermanfaat dan salam sukses untuk petani Indonesia.

Tags:
author

Author: 

Related Posts

Tinggalkan Balasan